Reksadana adalah wadah dan pola pengelolaan dana/modal bagi sekumpulan investor untuk berinvestasi dalam instrumen-instrumen investasi yang tersedia di Pasar dengan cara membeli unit penyertaan reksadana. Dana ini kemudian dikelola oleh Manajer Investasi (MI) ke dalam portofolio investasi, baik berupa saham, obligasi, pasar uang ataupun efek/sekuriti lainnya.
Menurut Undang-undang Pasar Modal nomor 8 Tahun 1995 pasal 1, ayat (27): “Reksadana adalah wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat Pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam portofolio Efek oleh Manajer Investasi.”
Reksadana sendiri terdiri dari 4 jenis yaitu:
- Reksadana Pendapatan Tetap.
- Reksadana yang melakukan investasi sekurang-kurangnya 80% dari dana yang dikelola (aktivanya) dalam bentuk efek bersifat utang.
- Reksadana Saham.
- Reksadana Campuran.
- Reksadana yang mempunyai perbandingan target aset alokasi pada efek saham dan pendapatan tetap yang tidak dapat dikategorikan ke dalam ketiga reksadana lainnya.
- Reksadana Pasar Uang.
- Reksadana yang investasinya ditanam pada efek bersifat hutang dengan jatuh tempo yang kurang dari satu tahun.
Setelah cukup mengenal Produk Investasi ini lebih jauh melalui penjelasan diatas kira-kira mekanisme cara berinvestasi dan bagaimana cara mengetahui prosesnya akan kita lihat sebagai berikut.
Pertama-tama anda hanya perlu menyiapkan uang modal untuk ditanamkan pada Reksadana ini. Anda hanya perlu ke kantor Sekuritas atau bank atau agen penjual produk investasi ini.PENTING! untuk dicatat,sebelum anda memutuskan membeli produk ini harap untuk melihat kinerja dari instrumen ini. Agar anda dapat memaksimalkan profit dan terhindar dari kerugian. Pilihlah produk Reksadana yang memiliki kenaikan NAB paling besar saat pasar sedang Bullish. naik atau bergairah. dan penurunan yang paling rendah saat pasar bearish, turun atau lesu. NAB adalah salah satu tolok ukur dalam memantau hasil dari suatu Reksa Dana. NAB per saham/unit penyertaan adalah harga wajar dari portofolio suatu Reksadana setelah dikurangi biaya operasional kemudian dibagi jumlah saham/unit penyertaan yang telah beredar (dimiliki investor) pada saat tersebut.
Info tersebut dapat anda lihat pada majalah-majalah investasi, surat kabar/koran, maupun situs Internet Seperti situs resmi Kontan. Bila produk anda merupakan reksadana saham maka yang mempengaruhi adalah gejolak yang ada di pasar saham Indonesia. Naik turunnya NAB kita tergantung dari pergerakan IHSG.
Setelah itu perhatikan lha fee jual maupun beli dari produk reksadananya. Pilihlah yang masih sanggup anda terima.
Kedua adalah anda tinggal minta CSO yang ada disana untuk mengurus dokumen kepemilikan reksadana. anda akan dibantu dan dipandu sebelum memilikinya. Setelah anda selesai proses itu, anda hanya perlu memantau perkembangan investasi anda melalui koran atau website. Anda hanya perlu duduk manis dirumah sambil mengerjakan pekerjaan yang lain tanpa perlu khawatir untuk mengelola investasi anda. Tidak butuh pengetahuan khusus untuk hal ini karena soal pengelolaan sudah ditangani oleh Manajer Investasi yang lebih berpengalaman. Cukup anda memantau pergerakan harga NAB-nya sehingga anda bisa memutuskan apa langkah anda selanjutnya. Bila anda malas untuk mengecek perkembangannya, pihak agen penjual akan mengirimkan laporan hasil investasi ke rumah anda setiap bulan. Investasi ini sebenarnya sangat mudah dan siapa saja bisa melakukan, bagi orang awan bahkan anak SMA pun sebenarnya bisa untuk berinvestasi ini. Tidak perlu uang yang banyak cukup minimal Rp.500.000 atau bahkan Rp.200.000 saja anda sudah bisa berinvestasi. Gain yang diperoleh juga terbilang lumayan tergantung dari kondisi pasar saham IHSG. Yang perlu diperhatikan bagaimana profile resiko anda, apakah anda seorang yang agresif, moderat, atau konservatif.
Sekian pembahasan sekilas saya tentang reksadana. Ini hanya merupakan produk Investasi bukan merupakan Usaha. Apabila anda hanya memiliki sedikit uang, sebaiknya anda memarkirkan dana anda untuk usaha saja karena gain yang diperoleh akan lebih banyak. Ingat prinsip HIGH RISK HIGH RETURN !
Comment dan Sharing akan sangat dihargai di Post ini. Terima kasih... Selamat Berinvestasi!

awas loh gak masuk finance, hehehehe. gilak lon, blog lo isinya berat amat dah.
ReplyDeletehahaha,,baru skrng liat lo komen fit. Siapp deh bu! Saya tetap kekeh di Finance!
ReplyDeleteweh gue aja sakit lambung baca blognya dia fit. hahaha
ReplyDeleteAstagaaa..ini blog mendidik dan paling ciaMIK mey. hahahaha
ReplyDelete